Bukit Matang Keladan terletak di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Bukit Matang Keladan menjadi tempat wisata yang sangat populer belakangan ini karena view nya yang dibilang mirip dengan wisata Raja Ampat di Papua.
Bagi yang suka mendaki gunung tapi tidak ingin pendakian yang panjang, Bukit Matang Keladan cocok sekali sebagai destinasi pendakian santai karena trek nya yang mudah dengan waktu tempuh hanya 30 menit menuju puncak bukit. treknya mudah disusun seperti tangga disertai tali pengaman disepannjang jalan, dengan posisi trek pendakian disamping waduk Riam Kanan. namun bagi yang tidak kuat untuk mendaki bisa menggunakan jasa ojek yang tersedia dengan biaya Rp 20.000,- hanya perlu waktu kurang lebih sepuluh menit sudah bisa sampai ke puncak bukit.
Bagi yang ingin berkemah, mendaki di sabtu sore atau malam minggu adalah waktu yang pas karena akan sangat rame dan banyak pendaki yang ingin melihat sunrise di minggu pagi. kalau tidak ingin berkemah berangkatlah pagi-pagi buta agar sempat melihat sunrise di puncak bukit. waktu tempuh dari Kota Banjarmasin sekitar 1 jam 45 menit, akses jalanpun nyaman dan aman karena tempat wisata masih berlokasi disekitar pemukiman penduduk.
Kami sendiri karena tidak punya tenda untuk mendirikan kemah memutuskan untuk bermalam di mobil sampai pagi tiba. kami berangkat pukul 11 malam dari Banjarmasin dan tiba pada pukul 1 malam, kami memutuskan untuk istirahat sejenak guna mengisi tenaga untuk bersiap mendaki di pagi buta. jam 4:30 pagi kami terbangun dan bersiap melakukan pendakian, setelah mampir ke mesjid sebentar kami langsung menuju start trek untuk memulai pendakian sebelum matahari muncul karena target kami adalah sampai di puncak sebelum matahari terbit. masyarakat sekitar sangat ramah melihat kedatangan kami, beberapa kali kami berpapasan di jalan, mereka memberikan nasihat untuk berhati-hati saat mendaki mengingat hari yang masih gelap.
Saat mendaki kami bertemu dengan banyak pendaki lain, tidak heran karena merupakan minggu pagi yang memang selalu ramai pendaki. baru beberapa menit mendaki matahari sudah mulai muncul, jalanan yang tadinya gelap mulai kelihatan terang. beruntunglah trek pendakian bukit yang memang berada disisi bukit sehingga kami bisa melihat proses matahari terbit walaupun belum sampai ke puncak. 30 menit kemudian saat sampai di puncak matahari sudah mulai kelihatan, kami memutuskan untuk langsung duduk di sisi bukit begitu pula dengan para pendaki lain yang mulai keluar dari tenda untuk melihat keindahan sunrise. Sungguh besar ciptaan Tuhan dengan segala Keindahannya, dapat melihat sunrise di puncak bukit Matang Keladan disertai dengan keindahan waduk riam kanan. diatas bukit juga ada penjual yang menjual pop mie dan gorengan, tentu penjual tau bahwa memang suasana yang tepat pagi hari di atas gunung untuk bensantai menghirup udara segar sembari menyantap makanan ringan.
setelah puas berfoto dan menikmati pemandangan, pukul 7:30 wita kami memutuskan untuk turun sebelum matahari meninggi dan semakin panas karena terik. pukul 8 kami sudah bergegas meninggalkan tempat wisata untuk kembali ke Kota Banjarmasin
Bukit Matang Keladan menjadi tempat wisata yang sangat populer belakangan ini karena view nya yang dibilang mirip dengan wisata Raja Ampat di Papua.
Bagi yang suka mendaki gunung tapi tidak ingin pendakian yang panjang, Bukit Matang Keladan cocok sekali sebagai destinasi pendakian santai karena trek nya yang mudah dengan waktu tempuh hanya 30 menit menuju puncak bukit. treknya mudah disusun seperti tangga disertai tali pengaman disepannjang jalan, dengan posisi trek pendakian disamping waduk Riam Kanan. namun bagi yang tidak kuat untuk mendaki bisa menggunakan jasa ojek yang tersedia dengan biaya Rp 20.000,- hanya perlu waktu kurang lebih sepuluh menit sudah bisa sampai ke puncak bukit.
Bagi yang ingin berkemah, mendaki di sabtu sore atau malam minggu adalah waktu yang pas karena akan sangat rame dan banyak pendaki yang ingin melihat sunrise di minggu pagi. kalau tidak ingin berkemah berangkatlah pagi-pagi buta agar sempat melihat sunrise di puncak bukit. waktu tempuh dari Kota Banjarmasin sekitar 1 jam 45 menit, akses jalanpun nyaman dan aman karena tempat wisata masih berlokasi disekitar pemukiman penduduk.
Kami sendiri karena tidak punya tenda untuk mendirikan kemah memutuskan untuk bermalam di mobil sampai pagi tiba. kami berangkat pukul 11 malam dari Banjarmasin dan tiba pada pukul 1 malam, kami memutuskan untuk istirahat sejenak guna mengisi tenaga untuk bersiap mendaki di pagi buta. jam 4:30 pagi kami terbangun dan bersiap melakukan pendakian, setelah mampir ke mesjid sebentar kami langsung menuju start trek untuk memulai pendakian sebelum matahari muncul karena target kami adalah sampai di puncak sebelum matahari terbit. masyarakat sekitar sangat ramah melihat kedatangan kami, beberapa kali kami berpapasan di jalan, mereka memberikan nasihat untuk berhati-hati saat mendaki mengingat hari yang masih gelap.
Saat mendaki kami bertemu dengan banyak pendaki lain, tidak heran karena merupakan minggu pagi yang memang selalu ramai pendaki. baru beberapa menit mendaki matahari sudah mulai muncul, jalanan yang tadinya gelap mulai kelihatan terang. beruntunglah trek pendakian bukit yang memang berada disisi bukit sehingga kami bisa melihat proses matahari terbit walaupun belum sampai ke puncak. 30 menit kemudian saat sampai di puncak matahari sudah mulai kelihatan, kami memutuskan untuk langsung duduk di sisi bukit begitu pula dengan para pendaki lain yang mulai keluar dari tenda untuk melihat keindahan sunrise. Sungguh besar ciptaan Tuhan dengan segala Keindahannya, dapat melihat sunrise di puncak bukit Matang Keladan disertai dengan keindahan waduk riam kanan. diatas bukit juga ada penjual yang menjual pop mie dan gorengan, tentu penjual tau bahwa memang suasana yang tepat pagi hari di atas gunung untuk bensantai menghirup udara segar sembari menyantap makanan ringan.
setelah puas berfoto dan menikmati pemandangan, pukul 7:30 wita kami memutuskan untuk turun sebelum matahari meninggi dan semakin panas karena terik. pukul 8 kami sudah bergegas meninggalkan tempat wisata untuk kembali ke Kota Banjarmasin


Comments
Post a Comment